KUCHING, Dalam upaya memperluas jejaring internasional dan memperkuat kolaborasi akademik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Panca Bhakti (FEB UPB) Pontianak melakukan kunjungan benchmarking ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universiti Malaysia Sarawak (FEB UNIMAS) pada 21 Januari 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi momentum strategis yang menandai langkah nyata dalam mempererat hubungan antar institusi dan membuka peluang kerjasama inovatif di masa depan.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat FEB UPB Pontianak dalam menjalin jejaring global dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi langsung dengan institusi terkemuka di luar negeri. Delegasi yang dipimpin langsung oleh Dr. Sartono, MM, Dekan FEB UPB, disambut hangat oleh Prof. Dr. Dayang Affizzah Awang Marikan, Dekan FEB UNIMAS, bersama jajaran manajemen dan tim akademik. Sambutan penuh kehangatan ini menunjukkan niat tulus kedua institusi untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Selama kunjungan, kedua belah pihak berdiskusi secara dinamis dan inspiratif mengenai berbagai potensi kolaborasi strategis. Fokus utama meliputi pengembangan program pertukaran mahasiswa, penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pascasarjana, serta kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Diskusi ini menandai awal dari berbagai inisiatif inovatif yang akan dikembangkan bersama, memperkuat posisi mereka sebagai pusat pendidikan dan riset unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, mereka juga membahas peluang untuk memperluas kerjasama melalui program magang, seminar internasional, workshop, dan berbagai kegiatan yang dapat memperkaya pengalaman akademik serta memperluas jejaring keduanya. Di akhir kunjungan, kedua institusi menandatangani Surat Pernyataan Komitmen (MoU), menegaskan tekad mereka untuk mewujudkan kerjasama jangka panjang yang saling memberi manfaat.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat posisi FEB UPB Pontianak dan UNIMAS sebagai pusat unggulan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memosisikan institusi sebagai pelopor inovasi dan pengembangan pendidikan masa depan di kawasan. Melalui kemitraan ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang mampu mendorong mutu pendidikan, inovasi riset, dan pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.
Benchmarking ini menegaskan bahwa kolaborasi internasional adalah kunci untuk menghadapi tantangan global dan memperkuat posisi institusi di tingkat regional dan internasional. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang terus berkembang, kedua institusi yakin bahwa hubungan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya. (faisal)